dia datang dengan celana skinny
lalu sebatang rokok mentol lights di tangan kanannya
di headsetnya bergumam lagu country Jewel
dan kausnya bergambar corat-coret Miyazaki
ia sesak dengan kota ini
ingin keluar dengan sepatu bootsnya yang sudah berdebu
berbulan tak dicuci
dan memang lebih nyaman begitu
katanya orang-orang di sini munafik
megalomania
malu mengakui kalau sebenarnya berasal dari desa
berkata-kata selayaknya orang kota
agar dianggap lebih tinggi derajatnya
ia jengkel ketika orang-orang itu mulai merendahkan
orang-orang lain yang dianggapnya kampungan
padahal mereka sendiri juga sebenarnya kampungan
hanya saja malu untuk mengakuinya
ia bertandang ke kota selanjutnya
yang buang air besar saja harus di kebun
tak ada air bersih disitu
dan semua ini membuatnya pusing kepala
ipod tak ada gunanya disini
ia menyobek majalah animenya
dan menjadikannya sebagai pengganti tisu bagi pantatnya yang bau
sungguh ia memang tak bisa
ia sudah biasa dengan hidup yang seperti itu
namun ia begitu benci dengan manusia-manusianya
mereka tak lebih baik dari orang desa
yang membantu dengan sukarela sampai berkeringat semua
sekali lagi ia memasukkan gambar-gambar Paul Pope dalam kepalanya
mencoba menjadikan orang-orang yang ia lihat sebagai abstrak
ia membuatnya sebagai vector
dan menjualnya berkeliling desa
tak ada yang mengerti
jadi tak ada yang mau membeli
iapun berani menjamin
mereka yang membeli hanya merasa tak enak padanya
karena ia membantu mereka mengajari anak-anaknya bahasa inggris
sebenarnya ia ingin hidup di sini
tapi tak ada toko yang menjual cd The Strokes dan sushi
rokok yang ada juga kretek berat yang pahit
yang diciptakan Tuhan hanya untuk bapak-bapak berkumis
lalu ia pulang lagi dengan rasa malas yang berat
welcome to wonderland
welcome to hypocrite land
22 des 08
great job todei!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar