dan buah itu membuat perempuan tergoda
dalam keheningan tinggal ular yang mendesis licik
jadilah perempuan itu memakan buah terlarang
dan sama seperti ular yang merasuki dirinya,
perempuan itu menawarkan buah terlarangnya
pada lelaki yang tak kuasa menahan inginnya
des 06
Januari 22, 2009
a crash in the rain
dia berlari..
kencang. amat kencang.
lalu ia mati
dengan menceritakan kebenaran
12.06
kencang. amat kencang.
lalu ia mati
dengan menceritakan kebenaran
12.06
SURGA PARA ANJING
ini adalah surga para anjing yang sudah lama dirindukan hati
sudah lama jadi air liur bagi para anjing
para anjing yang melolong bagai kesetanan di malam bulan purnama
bagai maling yang rindu mencuri sepotong bulan untuk anaknya
ini adalah surga para anjing yang sudah lama dinanti-nanti
yang sudah lama ingin menjadi jawaban atas kerinduan para anjing
air suci yang membaptis darah dan dosa atas pengorbanan yang sia-sia
para anjing hanya ingin berpesta bergembira
ini adalah surga yang mengalir melewati kerongkongan yang dahaga
surga yang membuat semua ragu jadi persetan
semua ambigu jadi bukan urusan
hanya saja, ini luar biasa
kamu anjing dan aku juga
bersama kita masuk dalam surga ini
lalu mati terbuai oleh indahnya
01.10.07
drugs, anyone?
sudah lama jadi air liur bagi para anjing
para anjing yang melolong bagai kesetanan di malam bulan purnama
bagai maling yang rindu mencuri sepotong bulan untuk anaknya
ini adalah surga para anjing yang sudah lama dinanti-nanti
yang sudah lama ingin menjadi jawaban atas kerinduan para anjing
air suci yang membaptis darah dan dosa atas pengorbanan yang sia-sia
para anjing hanya ingin berpesta bergembira
ini adalah surga yang mengalir melewati kerongkongan yang dahaga
surga yang membuat semua ragu jadi persetan
semua ambigu jadi bukan urusan
hanya saja, ini luar biasa
kamu anjing dan aku juga
bersama kita masuk dalam surga ini
lalu mati terbuai oleh indahnya
01.10.07
drugs, anyone?
ABSOLUTION
di antara malam
dan badut-badut
yang tertawa dengan darah,
mungkin mimpi memang satu-satunya
harapan bagi mereka
yang terendam dalam isak tangis
kalau mimpi hilang,
berarti mereka mati.
kalau mimpi datang,
mereka boleh bersyukur
karena mereka masih bernapas.
lalu matahari yang tenggelam,
menandakan hidup tak lagi lama
hidup cuma nyanyian.
dan ketika suaranya berakhir
hidup bukan urusan mereka lagi
12.06
for fuckin war and 'black' politicians
dan badut-badut
yang tertawa dengan darah,
mungkin mimpi memang satu-satunya
harapan bagi mereka
yang terendam dalam isak tangis
kalau mimpi hilang,
berarti mereka mati.
kalau mimpi datang,
mereka boleh bersyukur
karena mereka masih bernapas.
lalu matahari yang tenggelam,
menandakan hidup tak lagi lama
hidup cuma nyanyian.
dan ketika suaranya berakhir
hidup bukan urusan mereka lagi
12.06
for fuckin war and 'black' politicians
TIME
seperti kisah-kisahmu yang selalu kurindukan
kala penghabisan di bawah bulan emas
yang menerangi saat kita berpuas diri
pada sebuah jembatan di atas kali
07.09.06
stelladuce yg gila ;D
kala penghabisan di bawah bulan emas
yang menerangi saat kita berpuas diri
pada sebuah jembatan di atas kali
07.09.06
stelladuce yg gila ;D
Januari 18, 2009
TAK LAGI INGAT
jika suatu saat saya mati terbunuh oleh kejahatannya
lekas lupakan saya karena saya hanyalah korban
jika suatu saat saya mati terbunuh oleh lidahnya
lekas lupakan saya karena saya tak mampu membalasnya
jika suatu saat saya mati terbunuh oleh muka duanya
lekas lupakan saya karena saya tak bisa sepertinya
jika suatu saat saya mati terbunuh karena murkanya
lekas lupakan saya karena saya hanya bisa menerima
lupakan saya setan!
12.01.09
hei, kapan kamu tobat?
lekas lupakan saya karena saya hanyalah korban
jika suatu saat saya mati terbunuh oleh lidahnya
lekas lupakan saya karena saya tak mampu membalasnya
jika suatu saat saya mati terbunuh oleh muka duanya
lekas lupakan saya karena saya tak bisa sepertinya
jika suatu saat saya mati terbunuh karena murkanya
lekas lupakan saya karena saya hanya bisa menerima
lupakan saya setan!
12.01.09
hei, kapan kamu tobat?
ADALAH CARAMU
boleh aku menyimpanmu dalam sudut paling abu?
sebagai terang dan sebagai ibu
mungkin memang tak seharusnya begitu
tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?
ada spasi
daun mulai meranggas
musim sudah berganti dengan kegelisahan akan gamang yang tak berkesudahan
mencoba menunggu hari yang tak tahu kapan
bolehkah memelukmu sedikit saja?
aku bakal malu karena diam-diam aku menangis dikamarku
saat kau memberiku kado ulang tahun yang teramat sederhana
sepiring apel dengan secarik kertas bertuliskan doa di atasnya
sesuatu yang mungkin tak bisa kubalas melalui hitungan tahun
kalau laki-laki mungkin aku ini banci
dan mungkin kau bakal ketawa sambil mengatakan
"kenapa mesti menangis?"
tapi aku tahu kau juga menangis
lewat coretan-coretan di buku teka-teki silangmu
kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.
mungkin kau juga diam-diam membaca buku harianku
membaca saat aku mencium pacar keempatku
dan membenci ketiga pacarku yang keparat busuk
dan kau juga mungkin tak tahu
kalau waktu kecil aku juga mencuri baca rahasia jelek hidupmu
di buku yang kau taruh di atas lemari baju
berharap tanganku tak akan sampai kesitu
tapi aku tahu, ibu
dan dua puluh tahun tak juga membuatku sanggup membacamu
kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.
tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?
//airmata yang paling airmata buatmu//
22 des 08
sebagai terang dan sebagai ibu
mungkin memang tak seharusnya begitu
tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?
ada spasi
daun mulai meranggas
musim sudah berganti dengan kegelisahan akan gamang yang tak berkesudahan
mencoba menunggu hari yang tak tahu kapan
bolehkah memelukmu sedikit saja?
aku bakal malu karena diam-diam aku menangis dikamarku
saat kau memberiku kado ulang tahun yang teramat sederhana
sepiring apel dengan secarik kertas bertuliskan doa di atasnya
sesuatu yang mungkin tak bisa kubalas melalui hitungan tahun
kalau laki-laki mungkin aku ini banci
dan mungkin kau bakal ketawa sambil mengatakan
"kenapa mesti menangis?"
tapi aku tahu kau juga menangis
lewat coretan-coretan di buku teka-teki silangmu
kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.
mungkin kau juga diam-diam membaca buku harianku
membaca saat aku mencium pacar keempatku
dan membenci ketiga pacarku yang keparat busuk
dan kau juga mungkin tak tahu
kalau waktu kecil aku juga mencuri baca rahasia jelek hidupmu
di buku yang kau taruh di atas lemari baju
berharap tanganku tak akan sampai kesitu
tapi aku tahu, ibu
dan dua puluh tahun tak juga membuatku sanggup membacamu
kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.
tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?
//airmata yang paling airmata buatmu//
22 des 08
BUKU PUISIKU
buku puisiku hilang
padahal di dalamnya ada beribu namamu
ada hari yang dilewati dengan satu dua lagu
ada hari yang dilewati dengan satu dua cerita pendek
ah, aku lupa
bagaimana nanti aku bisa menemuimu tanpa buku puisiku?
padahal aku tak sanggup berkata-kata di depanmu
cuma bisa berlindung di bawah selimutmu
takut terluka dunia luar yang kejam
ah, aku lupa
bagaimana nanti aku bisa menemuimu tanpa buku puisiku?
padahal aku tak hapal seluruh makanan kesukaanmu
tak juga bisa tahu diluar kepala seluruh hal yang kau benci dariku
bagaimana ini?
diam-diam ku mencoba meninggalkannya di bawah kasurku
berharap kau tak akan tahu
bahwa begitu banyak hal yang harus kubaca sebelum bertemu denganmu
karena aku tak juga mampu membacamu
22 des 08
padahal di dalamnya ada beribu namamu
ada hari yang dilewati dengan satu dua lagu
ada hari yang dilewati dengan satu dua cerita pendek
ah, aku lupa
bagaimana nanti aku bisa menemuimu tanpa buku puisiku?
padahal aku tak sanggup berkata-kata di depanmu
cuma bisa berlindung di bawah selimutmu
takut terluka dunia luar yang kejam
ah, aku lupa
bagaimana nanti aku bisa menemuimu tanpa buku puisiku?
padahal aku tak hapal seluruh makanan kesukaanmu
tak juga bisa tahu diluar kepala seluruh hal yang kau benci dariku
bagaimana ini?
diam-diam ku mencoba meninggalkannya di bawah kasurku
berharap kau tak akan tahu
bahwa begitu banyak hal yang harus kubaca sebelum bertemu denganmu
karena aku tak juga mampu membacamu
22 des 08
o sand o
karena saya adalah jam pasir
yang terus berbalik karena bodohnya
saya tak punya waktu kapan saya bisa berlari
dari butiran-butiran memuakkan lainnya
yang hanya membuat saya merasa perih
muak saja!
22 des 08
yang terus berbalik karena bodohnya
saya tak punya waktu kapan saya bisa berlari
dari butiran-butiran memuakkan lainnya
yang hanya membuat saya merasa perih
muak saja!
22 des 08
DI SINI
adalah jam yang menghabiskan tahun-tahun yang cuma menanti
sepi dan sunyi dan bukan main-main emosi
menari adalah bagian dari dimensi
menunggu waktu untuk mati
24 des 08
sepi dan sunyi dan bukan main-main emosi
menari adalah bagian dari dimensi
menunggu waktu untuk mati
24 des 08
PERI HUTAN
ia berlari
mengejar peri hutan
yang begitu mirip dengan gadis dalam mimpinya
peri dengan rambut keperakan
berkulit bagai pualam dengan senyum yang pasrah
ia terus mengejar
menembus duri-duri di hutan
tak tahu seberapa banyak ia terluka olehnya
tak lagi peduli
matanya nyalang
"bayangannya jangan sampai hilang!"
karena ia adalah perak, adalah bidadari yang ada dalam mimpinya
tak peduli ia takkan hidup bahagia dengan si peri
tak peduli apa yang akan peri itu lakukan padanya
"karena ia cantik!"
begitu cantik hingga membuatnya sakit jiwa
lalu ia begitu lelah dan kehabisan tenaga
ia berhenti terengah di bawah pohon
namun matanya tetap nyalang
peri itu menjemput pangerannya
pangeran berdada bidang dan bertubuh kuda
keduanya berpelukan dalam siluet bulan purnama
di hutan yang indah yang penuh dengan kupu-kupu putih
"usaha yang sia-sia bukan?"
keduanya berciuman
menghilang dalam keping-keping cahaya
22 des 08
mengejar peri hutan
yang begitu mirip dengan gadis dalam mimpinya
peri dengan rambut keperakan
berkulit bagai pualam dengan senyum yang pasrah
ia terus mengejar
menembus duri-duri di hutan
tak tahu seberapa banyak ia terluka olehnya
tak lagi peduli
matanya nyalang
"bayangannya jangan sampai hilang!"
karena ia adalah perak, adalah bidadari yang ada dalam mimpinya
tak peduli ia takkan hidup bahagia dengan si peri
tak peduli apa yang akan peri itu lakukan padanya
"karena ia cantik!"
begitu cantik hingga membuatnya sakit jiwa
lalu ia begitu lelah dan kehabisan tenaga
ia berhenti terengah di bawah pohon
namun matanya tetap nyalang
peri itu menjemput pangerannya
pangeran berdada bidang dan bertubuh kuda
keduanya berpelukan dalam siluet bulan purnama
di hutan yang indah yang penuh dengan kupu-kupu putih
"usaha yang sia-sia bukan?"
keduanya berciuman
menghilang dalam keping-keping cahaya
22 des 08
ROMANTIS TELAH MATI
romantis telah mati, tak punya arti dan telah berganti
berkutat dengan selangkangan dan lagu murahan
cintanya sudah kabur dalam spektrum hitam dan putih
seperti asap yang akan cepat hilang dengan turunnya hujan
seperti kopi yang tertumpah diiringi jutaan cangkir yang pecah
ada langit di dalam kepala yang luasnya tak terselubung dan terisi mendung
mereka terbang jauh ke dunia kelap kelip kelabu
dan berpesta dengan ratusan kupu-kupu putih
namun pulang merangkak dalam terowongan
dan berakhir dengan membenci dirinya sendiri
dalam penantiannya yang sepi dan sakit
hanya sanggup nyanyi lantang dengan suara yang tak terdengar
begitu kecil cantik dan rapuh
dan yang tersisa adalah awal dari sebuah akhir
30 des 08
berkutat dengan selangkangan dan lagu murahan
cintanya sudah kabur dalam spektrum hitam dan putih
seperti asap yang akan cepat hilang dengan turunnya hujan
seperti kopi yang tertumpah diiringi jutaan cangkir yang pecah
ada langit di dalam kepala yang luasnya tak terselubung dan terisi mendung
mereka terbang jauh ke dunia kelap kelip kelabu
dan berpesta dengan ratusan kupu-kupu putih
namun pulang merangkak dalam terowongan
dan berakhir dengan membenci dirinya sendiri
dalam penantiannya yang sepi dan sakit
hanya sanggup nyanyi lantang dengan suara yang tak terdengar
begitu kecil cantik dan rapuh
dan yang tersisa adalah awal dari sebuah akhir
30 des 08
MAMPUS!
mampus!
sudah pukul sekian dan aku hanya berhura-hura
mampus!
tenggang waktuku tak banyak dan waktu tak mau empati
mampus!
sampai kapan aku begini terus??
mampus!
kenapa waktu tak mau kerjasama denganku?
mampus!
sekarang giliranku
mampus!
giliranku untuk mampus
22 des 08
sudah pukul sekian dan aku hanya berhura-hura
mampus!
tenggang waktuku tak banyak dan waktu tak mau empati
mampus!
sampai kapan aku begini terus??
mampus!
kenapa waktu tak mau kerjasama denganku?
mampus!
sekarang giliranku
mampus!
giliranku untuk mampus
22 des 08
NATAL SERUMAH
Malam itu kami berciuman di depan televisi yang menyiarkan komedi
Rok putih dan kemeja hitam
dan pohon natal seharga 46 ribu
lalu sobekan kapas pembersih muka yang dijadikan salju pura-pura
Lalu sebuah pelukan hangat lagi
Ah, kami sedang merasa romantis!
uang kami habis dan malam ini cuma bubur ayam
"Aku mencintai kesederhanaanmu!"
Adalah senyum ketika kami melilitkan slinger ungu merah jambu
dan lonceng kecil lima ribuan
"Sayang, kita lupa beli bintangnya"
pucuk pohon ini memang kosong tapi kami tak lagi punya pilihan
Malam sudah larut dan orang ronda sebentar lagi
Adalah senyum ketika gas melaju motor untuk pulang
Menunggu Natal yang serumah.
24 des 08
merry christmas!
Rok putih dan kemeja hitam
dan pohon natal seharga 46 ribu
lalu sobekan kapas pembersih muka yang dijadikan salju pura-pura
Lalu sebuah pelukan hangat lagi
Ah, kami sedang merasa romantis!
uang kami habis dan malam ini cuma bubur ayam
"Aku mencintai kesederhanaanmu!"
Adalah senyum ketika kami melilitkan slinger ungu merah jambu
dan lonceng kecil lima ribuan
"Sayang, kita lupa beli bintangnya"
pucuk pohon ini memang kosong tapi kami tak lagi punya pilihan
Malam sudah larut dan orang ronda sebentar lagi
Adalah senyum ketika gas melaju motor untuk pulang
Menunggu Natal yang serumah.
24 des 08
merry christmas!
ADALAH TULISANKU
adalah tulisanku ketika gambarmu sudah lelah terbaca
adalah tulisanku ketika toko bunga kita tak lagi berbunga
adalah tulisanku ketika huru hara ranjang bukan yang utama
adalah tulisanku ketika kau cuma duduk di malam tahun baruan
adalah tulisanku ketika kau sudah menerawang di dekat jendela
adalah tulisanku ketika aku tak lagi sanggup ditinggal sendirian
25 des 08
adalah tulisanku ketika toko bunga kita tak lagi berbunga
adalah tulisanku ketika huru hara ranjang bukan yang utama
adalah tulisanku ketika kau cuma duduk di malam tahun baruan
adalah tulisanku ketika kau sudah menerawang di dekat jendela
adalah tulisanku ketika aku tak lagi sanggup ditinggal sendirian
25 des 08
TENTANG PENCERITA
hari ini ia depresi
di mejanya menumpuk sampah bungkus coklat buatan Switzerland
komputernya menyala
pikirannya hampa
kekasihnya membelikan rokok dengan tar 30 miligram untuk lembur malam
"dia ingin aku cepat mati"
di atas komputernya satu set buku dan dvd Lord of The Ring
siap untuk ditonton ulang
"aargh..! setan!"
anaknya masih tidur dengan lelap dan tambah pintar karena tidak ngompol
hidupnya serasa berputar seperti motor di tong setan
"Pavarotti tolong aku"
malam sudah jadi pagi dan kantung matanya bertambah hitam
bukankah saat-saat melahirkan seperti ini yang menyenangkan?
seperti gelak tawa halilintar yang melengkapi beningnya malam?
dan bukankah saat-saat inilah yang membuat anaknya tetap bisa minum susu?
"lebih baik begini daripada hidup dengan bajingan itu"
asbaknya sudah penuh dan rasanya ia sudah nyaris mati kelelahan
besok skripnya sudah bisa diambil, Bu.
30 des 08
di mejanya menumpuk sampah bungkus coklat buatan Switzerland
komputernya menyala
pikirannya hampa
kekasihnya membelikan rokok dengan tar 30 miligram untuk lembur malam
"dia ingin aku cepat mati"
di atas komputernya satu set buku dan dvd Lord of The Ring
siap untuk ditonton ulang
"aargh..! setan!"
anaknya masih tidur dengan lelap dan tambah pintar karena tidak ngompol
hidupnya serasa berputar seperti motor di tong setan
"Pavarotti tolong aku"
malam sudah jadi pagi dan kantung matanya bertambah hitam
bukankah saat-saat melahirkan seperti ini yang menyenangkan?
seperti gelak tawa halilintar yang melengkapi beningnya malam?
dan bukankah saat-saat inilah yang membuat anaknya tetap bisa minum susu?
"lebih baik begini daripada hidup dengan bajingan itu"
asbaknya sudah penuh dan rasanya ia sudah nyaris mati kelelahan
besok skripnya sudah bisa diambil, Bu.
30 des 08
ALEYLA
dia datang dengan celana skinny
lalu sebatang rokok mentol lights di tangan kanannya
di headsetnya bergumam lagu country Jewel
dan kausnya bergambar corat-coret Miyazaki
ia sesak dengan kota ini
ingin keluar dengan sepatu bootsnya yang sudah berdebu
berbulan tak dicuci
dan memang lebih nyaman begitu
katanya orang-orang di sini munafik
megalomania
malu mengakui kalau sebenarnya berasal dari desa
berkata-kata selayaknya orang kota
agar dianggap lebih tinggi derajatnya
ia jengkel ketika orang-orang itu mulai merendahkan
orang-orang lain yang dianggapnya kampungan
padahal mereka sendiri juga sebenarnya kampungan
hanya saja malu untuk mengakuinya
ia bertandang ke kota selanjutnya
yang buang air besar saja harus di kebun
tak ada air bersih disitu
dan semua ini membuatnya pusing kepala
ipod tak ada gunanya disini
ia menyobek majalah animenya
dan menjadikannya sebagai pengganti tisu bagi pantatnya yang bau
sungguh ia memang tak bisa
ia sudah biasa dengan hidup yang seperti itu
namun ia begitu benci dengan manusia-manusianya
mereka tak lebih baik dari orang desa
yang membantu dengan sukarela sampai berkeringat semua
sekali lagi ia memasukkan gambar-gambar Paul Pope dalam kepalanya
mencoba menjadikan orang-orang yang ia lihat sebagai abstrak
ia membuatnya sebagai vector
dan menjualnya berkeliling desa
tak ada yang mengerti
jadi tak ada yang mau membeli
iapun berani menjamin
mereka yang membeli hanya merasa tak enak padanya
karena ia membantu mereka mengajari anak-anaknya bahasa inggris
sebenarnya ia ingin hidup di sini
tapi tak ada toko yang menjual cd The Strokes dan sushi
rokok yang ada juga kretek berat yang pahit
yang diciptakan Tuhan hanya untuk bapak-bapak berkumis
lalu ia pulang lagi dengan rasa malas yang berat
welcome to wonderland
welcome to hypocrite land
22 des 08
great job todei!
lalu sebatang rokok mentol lights di tangan kanannya
di headsetnya bergumam lagu country Jewel
dan kausnya bergambar corat-coret Miyazaki
ia sesak dengan kota ini
ingin keluar dengan sepatu bootsnya yang sudah berdebu
berbulan tak dicuci
dan memang lebih nyaman begitu
katanya orang-orang di sini munafik
megalomania
malu mengakui kalau sebenarnya berasal dari desa
berkata-kata selayaknya orang kota
agar dianggap lebih tinggi derajatnya
ia jengkel ketika orang-orang itu mulai merendahkan
orang-orang lain yang dianggapnya kampungan
padahal mereka sendiri juga sebenarnya kampungan
hanya saja malu untuk mengakuinya
ia bertandang ke kota selanjutnya
yang buang air besar saja harus di kebun
tak ada air bersih disitu
dan semua ini membuatnya pusing kepala
ipod tak ada gunanya disini
ia menyobek majalah animenya
dan menjadikannya sebagai pengganti tisu bagi pantatnya yang bau
sungguh ia memang tak bisa
ia sudah biasa dengan hidup yang seperti itu
namun ia begitu benci dengan manusia-manusianya
mereka tak lebih baik dari orang desa
yang membantu dengan sukarela sampai berkeringat semua
sekali lagi ia memasukkan gambar-gambar Paul Pope dalam kepalanya
mencoba menjadikan orang-orang yang ia lihat sebagai abstrak
ia membuatnya sebagai vector
dan menjualnya berkeliling desa
tak ada yang mengerti
jadi tak ada yang mau membeli
iapun berani menjamin
mereka yang membeli hanya merasa tak enak padanya
karena ia membantu mereka mengajari anak-anaknya bahasa inggris
sebenarnya ia ingin hidup di sini
tapi tak ada toko yang menjual cd The Strokes dan sushi
rokok yang ada juga kretek berat yang pahit
yang diciptakan Tuhan hanya untuk bapak-bapak berkumis
lalu ia pulang lagi dengan rasa malas yang berat
welcome to wonderland
welcome to hypocrite land
22 des 08
great job todei!
Langganan:
Komentar (Atom)