Januari 18, 2009

ADALAH CARAMU

boleh aku menyimpanmu dalam sudut paling abu?
sebagai terang dan sebagai ibu
mungkin memang tak seharusnya begitu

tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?

ada spasi
daun mulai meranggas
musim sudah berganti dengan kegelisahan akan gamang yang tak berkesudahan
mencoba menunggu hari yang tak tahu kapan
bolehkah memelukmu sedikit saja?
aku bakal malu karena diam-diam aku menangis dikamarku
saat kau memberiku kado ulang tahun yang teramat sederhana
sepiring apel dengan secarik kertas bertuliskan doa di atasnya
sesuatu yang mungkin tak bisa kubalas melalui hitungan tahun
kalau laki-laki mungkin aku ini banci
dan mungkin kau bakal ketawa sambil mengatakan
"kenapa mesti menangis?"
tapi aku tahu kau juga menangis
lewat coretan-coretan di buku teka-teki silangmu

kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.

mungkin kau juga diam-diam membaca buku harianku
membaca saat aku mencium pacar keempatku
dan membenci ketiga pacarku yang keparat busuk
dan kau juga mungkin tak tahu
kalau waktu kecil aku juga mencuri baca rahasia jelek hidupmu
di buku yang kau taruh di atas lemari baju
berharap tanganku tak akan sampai kesitu
tapi aku tahu, ibu
dan dua puluh tahun tak juga membuatku sanggup membacamu

kita cuma berdua, ibu.
seharusnya kita sama-sama tahu
kalau kita sama-sama bersembunyi di bagian yang paling abu.
tapi apa juga yang membuatku tak pernah bisa begitu dekat padamu?


//airmata yang paling airmata buatmu//
22 des 08

Tidak ada komentar:

Posting Komentar